Jenis Penyakit Jantung yang Bisa Ditangani dengan MICS

Share article : 
dr. Wirya Ayu Graha, Sp.BTKV
09-Jan-2026

Operasi Jantung Minimal Invasif (MICS): Solusi Modern dengan Sayatan Kecil

Operasi jantung minimal invasif atau Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) adalah teknik operasi jantung modern yang dilakukan melalui sayatan kecil, tanpa harus membelah tulang dada seperti pada operasi jantung konvensional. Metode ini menjadi pilihan banyak pasien karena proses pemulihan yang lebih cepat dan risiko yang lebih rendah.

Seiring perkembangan teknologi medis, MICS kini digunakan untuk menangani berbagai penyakit jantung dengan hasil yang tidak kalah efektif dibandingkan operasi terbuka.

Apa Itu Operasi Jantung Minimal Invasif (MICS)?

Operasi jantung minimal invasif (MICS) adalah prosedur bedah jantung yang dilakukan melalui sayatan kecil (sekitar 3–6 cm) di antara tulang rusuk. Dokter bedah menggunakan alat khusus dan kamera beresolusi tinggi untuk melihat serta memperbaiki bagian jantung yang bermasalah.

Berbeda dengan operasi jantung terbuka yang memerlukan pembelahan tulang dada, MICS menjaga struktur tulang tetap utuh sehingga trauma pada tubuh jauh lebih minimal.

Jenis Penyakit Jantung yang Bisa Ditangani dengan MICS

Tidak semua kasus jantung memerlukan operasi terbuka. Beberapa kondisi yang dapat ditangani dengan operasi jantung minimal invasif, antara lain:

  • Penyakit katup jantung (katup mitral atau aorta)
  • Kelainan jantung bawaan tertentu
  • Penyumbatan pembuluh darah jantung (kasus terpilih)
  • Gangguan irama jantung (aritmia)
  • Tumor jinak pada jantung

Dokter spesialis jantung akan menentukan apakah pasien cocok menjalani MICS berdasarkan kondisi medis dan hasil pemeriksaan penunjang.

Keunggulan Operasi Jantung Minimal Invasif

1. Sayatan Lebih Kecil

Luka operasi lebih kecil sehingga bekas luka minimal dan lebih estetik.

2. Nyeri Pasca Operasi Lebih Ringan

Karena jaringan yang dibuka lebih sedikit, rasa nyeri setelah operasi umumnya lebih ringan dibandingkan operasi terbuka.

3. Pemulihan Lebih Cepat

Pasien biasanya dapat kembali beraktivitas lebih cepat dan masa rawat inap lebih singkat.

4. Risiko Infeksi Lebih Rendah

Sayatan kecil mengurangi risiko infeksi dan komplikasi pasca operasi.

5. Kehilangan Darah Lebih Sedikit

Prosedur ini cenderung menyebabkan perdarahan yang lebih minimal.

Prosedur Operasi Jantung Minimal Invasif

Secara umum, tahapan operasi jantung minimal invasif (MICS) meliputi:

  1. Pemeriksaan pra-operasi (EKG, echocardiography, CT scan, dan pemeriksaan penunjang lainnya)
  2. Pemberian anestesi umum
  3. Pembuatan sayatan kecil di antara tulang rusuk
  4. Pemasukan alat bedah dan kamera khusus
  5. Perbaikan atau tindakan pada jantung sesuai kondisi pasien
  6. Penutupan sayatan setelah prosedur selesai

Durasi operasi tergantung pada jenis penyakit dan kompleksitas tindakan yang dilakukan.

Apakah Operasi Jantung Minimal Invasif Aman?

Ya, operasi jantung minimal invasif tergolong aman bila dilakukan oleh tim dokter berpengalaman dan fasilitas medis yang memadai. Tingkat keberhasilan operasi ini sangat baik, dengan hasil jangka panjang yang sebanding dengan operasi jantung terbuka.

Namun, tidak semua pasien cocok untuk MICS. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis jantung sangat penting untuk menentukan metode operasi yang paling tepat.

Perbedaan MICS dan Operasi Jantung Terbuka

Aspek MICS Operasi Jantung Terbuka
Ukuran sayatan Kecil Besar
Pembelahan tulang dada Tidak Ya
Waktu pemulihan Lebih cepat Lebih lama
Risiko infeksi Lebih rendah Lebih tinggi
Bekas luka Minimal Lebih terlihat

Kesimpulan

Operasi jantung minimal invasif (MICS) merupakan inovasi dalam dunia bedah jantung yang menawarkan banyak keuntungan, mulai dari luka operasi yang lebih kecil hingga pemulihan yang lebih cepat. Dengan pemilihan pasien yang tepat dan dukungan teknologi medis modern, MICS menjadi solusi efektif untuk menangani berbagai penyakit jantung.

Jika Anda atau keluarga memiliki masalah jantung, konsultasikan dengan dokter spesialis untuk mengetahui apakah metode ini cocok dan aman untuk dijalani.

Jangan Tunda Penanganan Gangguan Jantung
Jika Anda atau kerabat merasakan gejala serius seperti sesak napas, nyeri dada, pusing, atau kelelahan ekstrem yang persisten, Segera hubungi dan konsultasikan kondisi Anda dengan ahli bedah toraks kardiovaskular dr. Wirya Ayu Graha, Sp.BTKV
Konsultasi Gratis

Artikel Lainnya

© 2025 dr. Wirya Ayu Graha, Sp.BTKV, Subsp.JD (K)