


Kerusakan katup jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, antara lain:
Penyakit jantung rematik
Penuaan dan pengapuran katup jantung
Kelainan katup jantung bawaan
Infeksi katup jantung (endokarditis)
Riwayat serangan jantung atau pembesaran jantung
Gangguan katup jantung sering berkembang perlahan dan dapat menimbulkan:
Sesak napas, terutama saat beraktivitas atau berbaring
Mudah lelah
Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada
Jantung berdebar
Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki
Pusing hingga pingsan pada kondisi berat
Seseorang berisiko mengalami penyakit katup jantung jika memiliki:
Riwayat demam rematik
Usia lanjut
Tekanan darah tinggi
Infeksi jantung sebelumnya
Riwayat penyakit jantung dalam keluarga

1. Perawatan Setelah Pengobatan
Kontrol rutin setelah operasi untuk memastikan katup jantung berfungsi baik
Pemeriksaan jantung dan konsultasi dokter secara berkala
2. Perubahan Gaya Hidup
Konsumsi makanan sehat dan bergizi
Olahraga rutin minimal 150 menit per minggu
Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol
3. Kontrol Rutin & Pengobatan Jangka Panjang
Periksa kondisi jantung secara berkala
Patuh mengonsumsi obat sesuai resep dokter
4. Pencegahan Penyakit Jantung
Upaya pencegahan secara menyeluruh penting untuk menurunkan risiko penyakit katup jantung. Hal ini mencakup pencegahan demam rematik melalui vaksinasi dan penanganan dini infeksi streptokokus. Selain itu, menjaga pola hidup sehat tetap menjadi langkah utama dalam mencegah berbagai penyakit jantung.


